CERPEN TEMA KEBUDAYAAN



CERPEN
KEBUDAYAAN



 






JUDUL         :           NGUMPUL
OLEH             :
NAMA           : I MADE MEI JAYANA
KELAS          : XII IPA3
NO.                 : 12


KELAS XII IPA 3
SMA NEGERI 1 SIDEMEN
TAHUN HAJARAN 2016/2017      

 
Bali adalah pula yang adi di Negara Indonesia, dikawasan Asia tenggara. bali adalah salah satu dari sekian objek wisata terbesar di Indonesia, di asia maupun didunia. bali terkenal dengan keindahan alam atau panoramanya yang indah seperti obejek wisata pantai Kuta, pantai sanur, objek wisata candidasa, monument perjuangan rakyat bali atau yang sering disebut Bajrasandhi, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Taman Sukasada, dan masih banyak objek wisata lainnya yang ada di Bali.
Selain dengan keindahan alamnya di Bali juga memiliki baying tradisi dari satu daerah dan daerah yang lain yang ada di Bali, seperti tradisi megebuk  dengan menggunakan sepotong  rotan sebagai alat pemukul dan ende sebagai tameng, tradisi megeret pandan didaerah tenganan dengan hasil krajinan endek gringsing yang sudah terkenal di manca Negara, tradisi ngusaba dinataranya ngusaba desa, ngusaba dodol, ngusaba emping dan sebagainya, tradisi nyepi, tradisi megibung atau makan bersama, itu adalah sebagian kecil dari tradisi yang ada di Bali.
Selain hal seperti diatas di bali juga ada banyak kebuayaan yang bernuansa Hindu. dari sekian kebudayaan tersebut seperti ngaben yaitu proses pembakaran mayat di bali. Di bali juga terdapat ribuan pura karena mayoritas orang di bali beraga Hindu. keindahan pulau bali ini juga tidak lepas dari penghuninya atau orang-orang bali yang sangat ramah terhadaf semua orang yang datang ke Bali. oleh karena itu banyak turis yang menjuluki bali sebagai surga dunia atau Bali Is the faradish island, ada juga yang menyebutkan Bali sebagai pulau Dewata.
Keindahan alam dan keramahan orang bali sudah tidak asing lagi baik oleh toris local maupun luar negeri. made adalah salah satu orang bali yang sangat ramah kepada siapa saja. made adalah anak yang pintar dan senang bergaul. ia juga dapat berbaasa asing selain dapat berbahasa Indonesia dan bahasa bali.
Di Bali ada yang namanya pengelompokan masyarakat berdasarkan keturunan. made adalah orang dari keturunan pasek. karenan made anak yang pintar yang suka bercakap-cakap atau melakukan debat ia dikirim untuk mengikuti sebuah lomba. suatu hari made di tunjuk untuk mewakili kelasnya untuk mengikuti lomba debat bersama rekannya yang bernama Ketut. kemudian made dan ketut menang lomba tersebut.
Kemudian disuatu pagi saat bel pertama semua siswa berkumpul untuk melakukan persembahayangan   di lapangan atas. Setelah, melaksanakan persembahyangan biasanya semua siswa menyanyikan lagu-lagu nasional. Made adalah siswa yang paling semangat saat menyanyikan lagu-lagu nasional. setelah menyanyikan lagu-lagu nasional semua siswa diberi pengarahan oleh waka kesiswaan. tetapi made dan teman-teman bukannya menjadi pendengar yang malah ngombrol,
”bukannya tiga hari lagi odalan di Pura Pasek” tanya made,
“iya emang bener tiga hari lagi odalan dipura pasek!”,
”emangnya kamu ngak kesana kamu kan pasek?” sahut wayan.
“ngak tau juga tergantung sikonnya!” jawab made sabil mendengar pengarahan dari waka kesiswaan.
Setelah menerima pengarahan dari waka kesiswaan yang begitu panjang dan lebar kami semua kembali ke kelas masing-masing. kemudian kelas XII IPA3, dimana itu adalah kelas made dapat pelajaran matematika. Karena seusai ulangan tengah semester guru matematika itu ngebagiin hasil ulangan siswa. ternyata setelah made dapetin hasil ulangannya di jadi murung karena hasilnya mengecewakan. ngak hanya itu, guru matematikanya juga marah-marah krenan semua siswa mnilainya anjlok dan made juga sangat kecewa, tetapi itu menjadi pelajaran bagi ade dan semu siswa agar lebih giat lagi dalam belajar.
selesai pelajaran di kelas, karena jam udah pukul dua belas semua siswa diminta untuk menghentikan pelajaran sejenak untuk mlaksanakan persembahyangan. saat melaksanakan persembahyangan ada juga siswa yang ngak ikut karena delep atau menstruasi. tetapi ada juga dikelas made yang beraga islam selain myoritas agama siswa di sekolahnya yang beragama hindu.
Selesai melaksanakan persembahyangan semua siswa melanjutkan pelajaan sampai seleasai. setelah jam menunjukan pukul dua kurang lima menit bel pilang berbunyi. Semua siswa pulang kerumah masing-masing, tetapi made tidak langsung pulang di mampir dulu kewarnet untuk mendownloaad beberapa aplikasi dan buku sebagai refrensi belajarnya. kesokan harinya made dan dan ketut dipanggil untuk mengikuti lomba (PCTA) parade cinta tahan air. Setelah dipanggil dan merekapun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran. Sesampi dikelas made bertanya kepada ketut
 “kamu udah punya mteri belum?”,
 “beelum sihh, mungkin nanti cari d internet!” sahut ketut.
 “Inget besok lombanya, jangan bergadang inget belajar!” kata made sambil tersenyum
“OK sip!” kata ketut sambil menganggukan kepalnaya.
Semua siswa pun melanjutkan pelajarannya sampai selesai. keesokan harinya made dan ketut berangkat mengikuti lomba tersebut. Mereka diantar oleh guru dengan mobil, didalam mobil made dan ketut ngobrol
 “udah belajar belum?”,
 “udah dong” kata ketut,
 tidak lama kemudian mereka tiba ditempt lomba. sesampai dilokasi mereka langsung mengisi absensi peserta dan Pembina. peserta lomba itu ternyata seluruh sekolah kabupaten di Bali. tidak lama kemudian acara dimulai tetapi sayangnya made kalah dalam perlombaan.tiadak apa-apa, itu sudah biasa dalam perlombaan, kalau ngak kalah menang, kata pak guru. saat itu yang menjadi juaranya dari kabupaten tabanan dari SMA N 1 Tabanan.
Setelah acara selesai semua peserta pulang, made kelihatan kecewa mungkin karena kekalahannya.
“tidak apa-apa, jadikan itu sebagai sebuah pengalaman” kata pak guru sambil menghelus punggung made. tidak lama kemudian mereka tiba di sekolah, made dan ketut pulang kerumah masing-masing. kesokan harinya temen-temen nanya
 “gimana lombanya, menang?”,
”menang kok.. menang…ngis… hehehe”
Made kemarin kamu ngak ada dikelas suasananya sepi banget,
“disuruh nanya yang belum ngerti ngak ada yang mau apalagi yang mau jawab “,
“oww macem tuu, besuk aku libur aja!”,
 “jangan-jangan nanti guru marah lagi kalau kelas seperti kuburan”, bercan kok, hehhe” kata made sambil tersenyum.
Sepulang sekolah made langsung mengganti pakian, kemudian makan. setelah makan made disuruh mandi.
 “made mandi duluu cepet”, teriak ibu
“emangnya mau kemana bu?” Tanya made
“kamu ngak inget sekarang hari odalan di Pura Pasek” sahut ibu sambil membentak,
“oww ya udah” setelah mereka siap dan sudah rapi mereka pergi ke Pura Pasek. Tidak lama kemudian mereka sampai ditujuan, disana made merasa sangat senang karena dapat berkumpul dengan sanak saudara dari jauh, dan melepas rindu tidak bertemu karena hanya satu tahun sekali mereka semu dapat bertemu.



***TAMAT***
Untuk Cerpennya Bisa Didownload DISINI!

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH TIK MANFAAT INTERNET DI BIDANG PENDIDIKAN

Kerajinan Tenun Songket Border Sidemen